REMAJA
.co
christian
online
TOP Remaja

Berbeda dalam Gaya hidup

Dari TOP Remaja

Langsung ke: navigasi, cari
<< 2
Berbeda dalam Gaya Hidup
(Roma 12:2 ; 1Korintus 10:23, 31 ; Kolose 3:23 )
>>
Daftar isi: Tujuan | Inspirasi | Refleksi | Diskusi | Aplikasi | Aksi | Konfirmasi | (Catatan Pemimpin)


Tujuan

Remaja memiliki gaya hidup dan konsep ’gaul’ yang berbeda dengan dunia ini.

Inspirasi

       Aduh bo’! keren banget nich baju. Ntar shoping ah, cari model baju yang kayak gini, pasti aq keren abiz dech!” ujar Sasa suatu hari ketika ngeliatin majalah mode terbaru.

        Eh Sel! Kamu mo pake baju kayak gituan? Yang sekadar menuhin syarat BMR (Busana Minimum Regional)! Ih kayak suku Asmat aja. Malu lagi masak keliatan pusernya kayak Britney Spears!”, kata Donna temen Sasa menimpali.

       Kamu tu ya sukanya usil deh! EGP orang mo bilang apa, yang penting kan aku suka. Lagian heran dech di jaman kaya’ gini masih ada aja orang kolot kaya’ kamu. Model baju ginikan lagi ngetren, gaul gitu lho!”, jawab Sasa ga’ mau kalah.

Cewek.jpg

       Itulah sekelumit gambaran gaya hidup remaja masa kini. Kata orang sih “gaul punya”. Gaul diartikan harus mengikuti arus zaman ato ngikuti trend. Walhasil, gaul identik dengan tindik giwang di alis, hidung, lidah hingga puser. Gaul berarti harus berpakaian ketat, terbuka, n’ seksi. Gaul identik dengan gaya hidup hedonis, materialistis dan konsumtif. Ngomongnya pake bahasa gaul n’ nongkrongnya pun kudu di mall, kafe gaul atau clubbing sambil ngerokok black menthol, bahkan tidak sedikit yang mulai coba-coba narkoba. Gaul identik dengan dandanan fungky, ga’ pernah ketinggalan mode alias slalu ngikut trend yang lagi in.

Cowok.jpg

       Trus biar ga’ ketinggalan info, Genie ato majalah Gaul n’ sejenisnya kudu dibaca. Model rambut ala Agnes Monica ato Ahmad Dhani pentolan band Dewa 19 pun dah pernah dicobain. Musik juga ga’ pernah ketinggalan, mulai dari yang lembut sampe’ yang jingkrak plus teriak nyanyinya, di luar kepala dah. Apalagi kalo’ pas falling in love, bawaannya nyanyi melulu. Film tergress jangan tanya dech, soale yang paling duluan dapet tiketnya. Makanya ga’ heran do’i tau banyak pemain utama n’ soundtrack lagunya. Soalnya ntar kalo’ diajak chatting bisa ga’ nyambung lagi kalo ga’ tau. Trus ’tuk nambah PD wajib hukumnya slalu ada bedak, sisir, minyak rambut, lipstik, parfum, kacamata, ’n BB (Blackberry) di dalam tas. Pokoknya life is just for fun dech!. (Sumber: buletinprisma.co.cc/index.php)

kembali ke atas

Refleksi

  • Bagaimana pendapat kamu dengan konsep ’gaul’ dalam cerita di atas?
  • Menurut kamu, remaja Kristen yang gaul itu seperti apa?
kembali ke atas

Diskusi

Cetak halaman ini

  1. Jika remaja gak ikutan merokok, gak pernah nonton blue film, gak pernah nyobain narkoba atau ikutan clubing seringkali dianggap tidak gaul? Bagaimana pendapatmu!
    ___________________________________________________________________________
    ___________________________________________________________________________

  2. Berpelukan.jpg
    ”Banyak orang bilang bila pergaulan dan gaya hidup remaja saat ini sudah sangat berbeda dibanding pada zaman doeloe. Remaja sekarang lebih mampu berekspresi pada emosi dan mengungkapkan perasaan tanpa sembunyi-sembunyi dan malu seperti dulu. Perilaku ini pun diterapkan pada pergaulan mereka sehari-hari. Dengan biasa mereka mengekpresikan perasaan cinta dan sayang pada pacar mereka di tempat-tempat umum. Sudah umum dilihat saat ini bila di mall-mall para remaja biasa bergandengan tangan, berpelukan bahkan berciuman.”
    • Bagaimana pendapat kamu tentang hal ini? Sejauh mana yang bisa dikatakan wajar? Mengapa?
      ________________________________________________________________________
      ________________________________________________________________________

  3. Batasan apa yang Alkitab berikan di dalam memilih/menentukan gaya hidup?

    • Rm. 13:13-14
      ________________________________________________________________________

    • 1Kor. 10:23, 31
      ________________________________________________________________________

    • Kol. 3:23
      ________________________________________________________________________

    • 1Tim. 2:9-10
      ________________________________________________________________________

    • 1Ptr. 3:3-4
      ________________________________________________________________________

  4. Peringatan apa yang Alkitab berikan ketika kita diperhadapkan dengan gaya hidup yang ditawarkan dunia ini? (Roma 12:2 )
    ___________________________________________________________________________
    ___________________________________________________________________________

    PunkDapur.jpg
  5. Menurut kamu, apa artinya menjadi ’remaja Kristen yang tidak serupa dengan dunia ini’, khususnya dalam hal gaya hidup? Lalu, bagaimana caranya? Berikan contoh-contoh konkrit!
    _______________________________________________
    _______________________________________________
    _______________________________________________
    _______________________________________________

  6. Risiko apa yang mungkin akan kamu hadapi, jika kamu memilih untuk hidup berbeda dengan dunia ini?
    ___________________________________________________________________________
    ___________________________________________________________________________

  7. Bagaimana cara kamu mempertahankan identitas kamu sebagai remaja Kristen, agar tidak terpengaruh oleh trend atau arus zaman yang tidak sesuai dengan firman Tuhan? Bagikan pengalamanmu!
    ___________________________________________________________________________
    ___________________________________________________________________________

kembali ke atas

Aplikasi

  1. Untuk menjadi remaja yang ’gaul’, kita tidak perlu mengikuti trend/arus dunia ini
  2. Sebagai remaja Kristen kita tidak boleh serupa dengan dunia ini.
  3. Standar moral dan etika kita di dalam menentukan gaya hidup dibangun berdasarkan firman Tuhan.
kembali ke atas

Aksi

Berlayar.jpg
  1. Berani melawan arus/trend dunia yang tidak sesuai dengan firman Tuhan.
  2. Bertekad untuk tidak hidup serupa dengan dunia ini.
  3. Siap menanngung risiko sebagai akibat hidup berbeda dengan dunia ini.


kembali ke atas

Konfirmasi

”Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini”

—(Paulus)—

"All progress occurs because people dare to be different.”

—(Harry Millner)—

kembali ke atas

Catatan Pemimpin

Cetak halaman ini

Refleksi

  1. (Jawaban relatif). Berikan kesempatan pada setiap peserta untuk memberikan pendapatnya.

  2. (Jawaban relatif). Remaja Kristen yang gaul adalah remaja yang mengikuti perkembangan zaman (teknologi, mode/fashion, dll), akan tetapi :

    • Tetap selektif dengan memperhatikan prinsip-prinsip firman Tuhan (apakah hal itu berguna, membangun diri-sendiri dan orang lain serta apakah mempermuliakan Tuhan).

    • Tetap mengedepankan kebutuhan dan bukan keinginan semata.

    • Tetap memperhatikan kesopanan dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Diskusi

  1. (Berikan kesempatan pada setiap peserta untuk memberikan pendapatnya).
    Gaul atau tidaknya seseorang, tidak harus diukur dengan ’keberanian’-nya mencoba/melakukan hal-hal yang negatif dan justru bisa merusak hidup dan masa depannya (merokok, blue film/pornografi, narkoba, clubing, dsb). Remaja yang gaul justru tidak akan melakukan hal-hal yang berpotensi membawa dirinya pada pergaulan yang buruk. Remaja gaul hanya akan melakukan sesuatu/hal-hal yang berguna/bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

  2. (Jawaban relatif).

    • Wajar, jika hal itu tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip firman Tuhan dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

    • Wajar, jika hal itu tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain.

  3. Batasan yang Alkitab berikan di dalam memilih/menentukan gaya hidup :

    • Hidup dengan sopan (BIS: melakukan hal-hal terhormat), menjauhkan diri dari pesta pora, kemabukan, percabulan dan hawa nafsu (Rm. 13:13 )

    • Biarlah Tuhan Yesus Kristus yang menentukan apa yang kalian harus lakukan dan janganlah menuruti tabiat manusia yang berdosa untuk memuaskan hawa nafsu (BIS, Rm. 13:14 )

    • Prinsip ”3-K” :

      1. Prinsip Kegunaan (1Kor. 10:23 ) - Apakah hal itu berguna?

      2. Prinsip Konstruktif (1Kor. 10:23 ) - Apakah hal itu membangun?

      3. Prinsip Kemuliaan Allah (1Kor. 10:31 ) - Apakah hal itu mempermuliakan Allah?

    • Melakukan segala sesuatu dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kol. 3:23 ). Kita tidak mungkin melakukan sesuatu yang jahat/dosa seperti untuk Tuhan, karena Tuhan itu suci adanya.

    • Penekanan yang ingin diambil dari bagian ini memang hanya untuk perempuan dan hanya dalam kaitannya dengan soal berdandan dengan pantas dan sopan (Dalam Alkitab BIS: Hendaklah kaum wanita menghias dirinya dengan sederhana dan memakai pakaian yang sopan).[1] Dalam konteks beribadah pun, sekalipun seorang perempuan ingin mengikuti mode yang sedang tren, tetapi harus lebih mementingkan berdandan dengan perbuatan baik (BIS: menghiasi dirinya dengan perbuatan-perbuatan yang baik - 1Tim. 2:9-10 )

    • Tidak ada yang salah dengan kecantikan luar kita, karena itu adalah berkat Tuhan dan harus kita syukuri. Tetapi yang ingin ditekankan oleh Rasul Petrus adalah bahwa seorang wanita Kristen harus lebih mementingkan kecantikan di dalam (inside out) daripada kecantikan di luar (1Ptr. 3:3-4 ) Dalam Alkitab BIS: “Janganlah kecantikanmu hanya kecantikan luar, seperti misalnya menghias rambut atau memakai perhiasan, atau berpakaian yang mahal-mahal. Sebaliknya, hendaklah kecantikanmu timbul dari dalam batin, budi pekerti yang lemah lembut dan tenang; itulah kecantikan abadi yang sangat berharga menurut pandangan Allah.

  4. Kita tidak boleh serupa/sama dengan dunia ini, sebaliknya kita harus membiarkan Allah membentuk pribadi kita menjadi baru (membiarkan Allah mentransformasi diri kita menjadi baru), supaya kita berubah (berubahlah oleh pembaharuan budimu) sehingga kita dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Rm. 12:2 ). Hal ini berarti bahwa sebagai remaja Kristen, kita harus memiliki standar dan gaya hidup yang berbeda dengan dunia ini.
           Paulus mengatakan, ”berubahlah oleh pembaharuan budimu”. Kata ’berubah’ dalam bahasa Yunaninya adalah : ’metamorphoomai’ yang mempunyai akar kata sama dengan metamorfosis, sebuah istilah ilmu hayat dan alam yang berarti proses perubahan wujud. Sebuah ilustrasi umum untuk arti kata ini adalah proses seekor ulat yang mengalami perubahan dari binatang yang jelek menjadi seekor kupu-kupu yang indah. Jadi transformasi atau perubahan tersebut adalah perubahan wujud ke tahap yang lebih baik. Tuhan tidak menginginkan kita menjadi seperti bunglon yang warnanya berubah-ubah menurut lingkungannya. Jangan berusaha menyesuaikan akal budi dan sistim penilaian kita menurut kebiasaan dan standart dunia yang telah dicemari dosa.

  5. Frase “serupa dengan dunia” dalam bahasa aslinya (Yunani ’susche-matizesthai’) berarti bentuk luar yang selalu berubah-ubah, dari hari ke hari dan dari tahun ke tahun. Paulus mau mengingatkan agar kita jangan mengikuti/meniru kebiasaan-kebiasaan dunia; jangan menjadi seperti bunglon yang warnanya berubah-rubah menurut lingkungannya. Sebagai remaja Kristen kita harus memiliki ciri khas, standar dan prinsip hidup yang berbeda dengan dunia di dalam sikap, tingkah laku, gaya hidup dan pola pikir kita. Sebagai contoh, jika dunia menganggap bahwa menyontek, membolos, merokok, clubbing, narkoba, pergaulan bebas adalah hal biasa, maka tidak demikian dengan kita, karena kita memiliki standar moral yang berbeda dengan dunia.
           Untuk hidup berbeda dengan dunia, maka ada hal penting yang harus kita lakukan, yaitu mentransformasi diri. Ketika transformasi/perubahan terjadi di dalam hidup kita, maka hasilnya adalah (dengan pertolongan Roh Kudus) kita akan dimampukan untuk membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Ketika kita berani hidup berbeda dengan dengan standar dunia, ketika kita mau mentransformasi hidup ke tahap/ke arah yang lebih baik, maka hasilnya adalah kita dapat mengetahui kehendak Allah di dalam hidup kita.

  6. (Jawaban relatif).

    • Penderitaan secara mental. Misalnya dikatakan sok suci, sok rohani, gak gaul, kuper (kurang pergaulan), kuno, dll.

    • Akan tetapi percayalah, jika kita memilih untuk hidup berbeda dengan dunia ini pasti akan ada dampak positifnya juga. Orang-orang dunia/teman kita akan merasa sungkan sekaligus respek/hormat kepada kita, karena kita memiliki prinsip dan standar hidup yang jelas sebagai remaja Kristen.

  7. (Jawaban relatif). Berikan kesempatan pada setiap peserta untuk memberikan pengalamannya. Untuk dapat mempertahankan identitas kita sebagai remaja Kristen, agar tidak terpengaruh oleh trend atau arus zaman yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, maka kita harus :

    • Memiliki kesadaran bahwa sebagai remaja Kristen, kita dipanggil untuk menggarami dan menerangi dunia ini.

    • Memiliki kesadaran bahwa Tuhan menghendaki kita untuk hidup berbeda dengan dunia ini (Jangan serupa dengan dunia ini). Hal ini berarti bahwa sebagai remaja Kristen kita harus berani tampil beda dalam pengertian yang baik/positif.

    • Melihat fenomena trend/arus zaman berdasarkan Prinsip ”3-K” (Kegunaan, Konstruktif dan Kemuliaan Allah)

Konfirmasi

Harry Millner adalah seorang penulis buku dari Amerika. Salah satu buku karangannya yang terkenal adalah ”Pearls of Wisdom”.


kembali ke atas


  1. Sedangkan dalam kaitannya dengan persoalan rambut yang berkepang-kepang, memakai asesoris (emas/ mutiara/ pakaian) yang mahal-mahal, Paulus sebenarnya tidak melarang kaum wanita mengenakan perhiasan atau pakaian yang indah-indah. Tetapi ia melarang penggunaannya secara berlebihan sebagai pengganti kecantikan sejati yang timbul dari dalam. Kota Efesus pada saat itu adalah kota dagang yang kaya, dan beberapa wanita di dalam jemaat Efesus saling bersaing untuk menarik perhatian dan mengejar popularitas. Pasa masa itu, tata rias rambut yang mahal yang ditata dan dhias dengan perhiasan yang sangat mewah, merupakan cara yang diterima untuk memperoleh popolaritas di masyarakat. Wanita dalam jemaat Efesus sedang tergoda oleh mode-mode mutakhir pada zaman itu. Paulus mengingatkan Timotius untuk menasihati mereka supaya jangan terperangkap oleh hal-hal seperti itu. Perempuan yang hanya bergantung pada hal-hal lahiriah, akan segera kehabisan daya tariknya. Ia mungkin menarik perhatian orang, tetapi hal itu sifatnya hanya sementara saja. Paulus menasihatkan kaum wanita Kristen Efesus supaya mengutamakan kecantikan sejati yang hanya dapat diberikan oleh Kristus. Paulus tidak melarang penggunaan pakaian atau perhiasan-perhiasan yang bagus. Paulus hanya mengingatkan agar ada keseimbangan dan kesopanan, dengan menekankan sifat yang sederhana dan kudus.